Senin, 09 Maret 2020

Sensus Penduduk 2020 : Mengisi online atau didatangi petugas?

Logo Sensus Penduduk 2020
Sensus penduduk adalah kegiatan mencacah seluruh penduduk Indonesia tidak terkecuali untuk mendapatkan data-data kependudukan yang berguna bagi pembangunan. Sensus penduduk dilakukan sepuluh tahun sekali dan sudah diadakan sebanyak enam kali mulai 1961. Sensus penduduk dilaksanakan pada tahun dengan angka berakhiran nol (0). Dan sekarang sudah tahun 2020, itu artinya, sensus penduduk kembali di adakan yang ke tujuh kalinya.

Badan Pusat Statistik (BPS) selalu berupaya mengembangkan metode dan teknologi pada setiap kegiatan sensus yang dilakukan. Pada Sensus Penduduk 2020 (SP2020) ini, BPS menggunakan combined method yaitu kombinasi antara data registrasi dari dinas kependudukan dan catatan sipil kementerian dalam negeri yang digunakan sebagai dkerangka dasar data kependudukan, dengan data hasil pencacahan. Metode ini dilakukan, agar mencapai visi presiden yaitu satu data Indonesia karena masalah selama ini adalah perbedaan data yang dihasilkan oleh BPS dan data yang ada di Lembaga/ kementerian terkait. Diharapkan pada sensus ke delapan tahun 2030 nanti,BPS menargetkan sistem Sensus Penduduk sudah mengandalkan metode registrasi dan berbasis elektronik .

Badan Pusat Statistik juga mengembangkan dua  metode pencacahan, yaitu sensus penduduk online yang dilakukan pada bulan februari-maret dan sensus penduduk wawancara yang akan dilakukan pada bulan juli. Sensus penduduk online adalah pengisian kuisioner secara mandiri oleh penduduk melalui sensus.bps.go.id.Badan Pusat Statistik Sendiri menargetkan 22% penduduk Indonesia mengisi sensus penduduk online. sensus penduduk wawancara adalah penduduk didatangi langsung petugas untuk diwawancara. Sekarang, pertanyaan yang muncul adalah lebih baik mengisi online atau menunggu kedatangan petugas bulan juli nanti?

Baik sensus penduduk online maupun sensus penduduk wawancara, kita semua akan tetap dicacah. Salah satu kunci kesuksesan dalam sensus ini adalah partisipasi dan kejujuran kita semua dalam mengisi kuisioner. Pilihan antara sensus penduduk online atau sensus penduduk wawancara itu tergantung pada ketersediaan akses internet yang kita miliki. Jika kita mempunyai akses internet yang memadai, saya sarankan agar kita semua melakukan sensus penduduk online. Selain mudah dan cepat, sensus penduduk online dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun. Selain itu, apabila kita melakukan sensus penduduk online, kita sudah berpartisipasi dalam meringankan beban petugas sensus, karena jika kita sudah mengisi online data kependudukan kita, kemungkinan besar kita tidak akan didatangi lagi oleh petugas sensus. Kita didatangi petugas sensus hanya untuk dikonfirmasi apabila ada isian yang kurang tepat.

Oleh Karena itu, tunggu apa lagi, ayo turut berpartisipasi dalam menyukseskan sensus penduduk 2020 dengan mengisi online data kependudukan kita di sensus.bps.go id!
Karena bagi Indonesia, kamu berarti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar